Login
Visi Misi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Visi Misi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
ADMIN, 12/06/2012. Dibaca sebanyak 5680 kali.

tes visi misi

Informasi Terkini

Prikitiew...
WEBMASTER, 12/04/2014. Dibaca sebanyak 134 kali.
Yess...
TEKAN BIAYA ANGKUTAN LAUT DENGAN SISTEM NUSANTARA PENDULUM
ADMIN, 29/06/2012. Dibaca sebanyak 7076 kali.

(Jakarta, 27/6/2012) Merespon banyaknya keluhan mahalnya biaya-biaya angkut logistik yang menyebabkan harga logistik jauh lebih mahal di daerah-daerah khususnya Indonesia Timur, maka Pemerintah akan membuat  sistem yang dinamakan “Nusantara Pendulum” sebagai Indonesia International Gateway untuk memperkuat angkutan laut sehingga dapat memperbaiki angkutan domestik yang ada selama ini.

KAPAL LB. APC. AUSSIE ONE TABRAK JEMBATAN 6 BARELANG
ADMIN, 12/06/2012. Dibaca sebanyak 2360 kali.

(Jakarta, 6/6/2012) Kapal LB. APC. Aussie One yang berlayar dari Pelabuhan Merak tujuan Singapura deviasi Batam mengalami kandas setelah hanyut dan menabrak jembatan 6 Barelang pada Rabu dini hari (6/6) di perairan Galang Baru, Batam.

HUBLA ADAKAN PEMUTAHIRAN SERTIFIKAT PANDU DAN SERTIFIKAT PENGUKUHAN (ENDORSEMENT) TAHUN 2012
ADMIN, 12/06/2012. Dibaca sebanyak 4442 kali.

(Jakarta, 28/4/2012) Pada 23 s.d. 26 April 2012, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah melaksanakan Pemutakhiran Sertifikat Pandu dan Sertifikat Pengukuhan (endorsement) Tahun 2012 angkatan I yang bertempat di Puncak Raya Hotel Cisarua, Bogor. Pelaksanaan pemutakhiran sertifikat pandu dan sertifikat pengukuhan (endorsement) tahun 2012 terbagi menjadi XVI angkatan dengan jadwal pelaksanaan untuk angkatan II s.d. XVI, rencananya akan diadakan pada bulan Mei s.d. Desember 2012.

BAHAN BERBAHAYA SULIT TEMBUS PELABUHAN DI INDONESIA
ADMIN, 12/06/2012. Dibaca sebanyak 3470 kali.

(Jakarta, 27/04/2012)  Sebanyak 283 pelabuhan di Indonesia saat ini sudah sesuai dengan Internastional Ship and Port Facility Security (ISPS) Code yang dikeluarkan oleh IMO. Hal tersebut akan berdampak penyelundupan bahan-bahan berbahaya seperti obat-obat terlarang, bahan peledak, bahan yang mengandung radiasi seperti nuklir akan sulit menembus pelabuhan di Indonesia. Demikian ditegaskan Dirjen Perhubungan Laut Leon Muhammad pada acara serah terima peralatan keamanan dari pemerintah Amerika Serikat di Ruang Nanggala, Kementerian Perhubungan, Jumat (27/4).